TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tomohon dari sektor retribusi pelayanan persampahan/kebersihan menunjukkan tren positif.
Hingga 26 Oktober 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Daerah Kota Tomohon mencatat realisasi retribusi telah menyentuh angka Rp 1.179.787.774 atau sebesar 58,9 persen.
Kepala DLH Kota Tomohon, John E. S. Kapoh, SS., M.Si., mengungkapkan bahwa target retribusi persampahan yang dipatok untuk tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni di kisaran Rp 2 Miliar.
“Jenis retribusi sampah yang kami maksimalkan saat ini meliputi dua sektor utama, yaitu sektor usaha dan sektor pemukiman warga,” ujar Kapoh kepada suluttempo.com, Selasa (27/10/2026) via telpon.
Dikatakannya, pencapaian per Oktober 2026 ini tercatat performanya lebih baik dibandingkan dengan total capaian akhir tahun 2025 lalu.
“Sebagai perbandingan, pada tahun 2025, realisasi retribusi sampah di Kota Tomohon hanya mampu menyentuh angka Rp 1.034.632.694 atau sekitar 51,7 persen dari target,” ungkapnya.
Meskipun tahun anggaran 2026 masih menyisakan waktu sekitar dua bulan, perolehan saat ini sudah melampaui hasil akhir tahun lalu dengan selisih kenaikan sebesar Rp 145 juta.
“DLH Kota Tomohon pun optimis perolehan ini akan terus bergerak naik hingga akhir Desember mendatang guna menyokong pendanaan pengelolaan lingkungan hidup yang lebih bersih dan berkelanjutan di Kota Tomohon,” tandasnya. (rk)





