TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Pemerintah Kota Tomohon resmi meluncurkan inovasi pelayanan publik bertajuk Gerakan Akselerasi Penanganan Rumah Terdampak Bencana Lokal di Kota Tomohon (GAS Lokal Tomohon). Langkah strategis ini diinisiasi untuk mempercepat pemulihan dan perbaikan hunian warga yang menjadi korban bencana alam di wilayah perkotaan.
Inovasi ini digagas langsung oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Daerah Kota Tomohon, Joice Taroreh, ST, M.Si. Program ini juga menjadi proyek perubahan dalam keikutsertaannya pada Diklat PKN Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026.
Menurut Joice Taroreh, gerakan ini dibentuk untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat secara cepat dan terukur. Prosedur pelaksanaannya mengedepankan akurasi data di lapangan melalui proses verifikasi ketat terhadap kondisi fisik rumah yang rusak.
“Melalui gerakan ini, penanganan rumah terdampak bencana menjadi lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Keunggulan dari GAS Lokal Tomohon terletak pada pola pendekatan yang kolaboratif. Program ini menyinergikan kerja sama lintas perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, hingga sektor swasta.
Dalam implementasi awal, PT. Garda Bangun Sejahtera (Developer Grazia Residences) turut mengambil bagian melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kemitraan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dan mempercepat pemulihan rumah warga yang membutuhkan.
Program GAS Lokal Tomohon ini menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Tomohon dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh masyarakat yang terdampak dapat kembali memiliki hunian yang aman, layak, dan protektif bagi masa depan keluarga mereka. (rk)





