OD-SK Komitmen Beri Perlindungan Kesehatan Bagi Warganya,  Wagub Steven Terima Penghargaan UHC Award 2024

JAKARTA,SULUTTEMPO.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw kembali mencetak prestasi dengan menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2024 Kategori Madya.

Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, memberikan penghargaan kepada
kepala daerah dari 33 provinsi dan 460 kabupaten/kota di Indonesia yang telah berhasil meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) termasuk pemerintahan OD-SK, yang diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Kamis (8/8/2024).

Penghargaan ini diberikan dalam acara UHC Awards, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendaftarkan penduduknya pada Program JKN.

Diketahui, penghargaan tersebut diberikan memperingati satu dekade program JKN-KIS untuk negeri, sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, saya mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menerima Penghargaan UHC,” ujar Wagub ketika menerima penghargaan.

Menurut Wagub, kalau penghargaan ini adalah hasil kolaborasi bersama antara pemerintah provinsi/kabupaten/kota dan BPJS Kesehatan.

“Kedepannya kami selaku pemerintah daerah beserta seluruh pihak terkait akan melangkah bersama untuk mewujudkan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan bermutu,” ungkapnya.

Sementara itu, Wapres Ma’ruf Amin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pemerintah daerah, termasuk Pemprov Sulut, yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program JKN.

“Pencapaian UHC di berbagai daerah ini menunjukkan komitmen negara dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Dikatakannya, pencapaian ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara BPJS Kesehatan, kementerian/lembaga, dan seluruh pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah harus mendorong agar setiap penduduk yang berada di wilayahnya terdaftar sebagai peserta aktif dalam program JKN,” ungkapnya.

Direktur Utama BPJS kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi bagi pemerintah daerah tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota yang telah mencapai cakupan UHC dan berkomitmen mendukung Program JKN.

“Terdapat 33 Provinsi dan 460 Kabupaten / Kota. 96 kota, 364 Kabupaten yang telah berhasil mewujudkan UHC di wilayahnya, dengan cakupan kepesertaan JKN lebih dari 95 persen dari total penduduk, dan Pemerintah Daerah telah mendaftarkan penduduknya pada segmen PBPU Pemda,” ujar Ghufron dalam sambutannya.

Dia menjelaskan, kepesertaan JKN terus meningkat dari tahun ke tahun. Sampai dengan 1 Agustus 2024 tercatat cakupan perlindungan kepesertaan Program JKN telah mencapai 276.520.647 jiwa, atau lebih dari 98% dari total Penduduk pada semester I tahun 2024 sejumlah 281.603.800 jiwa.

Atas hal tersebut, capaian ini menjadikan Program JKN sebagai program jaminan kesehatan terbesar di dunia dengan skema tunggal terintegrasi.

Dia juga  menegaskan, capaian UHC ini tidak hanya berbicara tentang jumlah peserta yang besar, tetapi juga tentang bagaimana Program JKN memastikan akses yang adil dan merata untuk warga Indonesia. Guna mendukung layanan kesehatan, BPJS kesehatan bekerja sama dengan 23.205 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.129 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Tidak hanya itu, untuk menjangkau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), BPJS Kesehatan juga juga memberikan pelayanan bagi masyarakat di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS). Upaya yang telah dilakukan adalah dengan menjalin kerja sama dengan rumah sakit terapung, yang telah melayani masyarakat di berbagai daerah terpencil,” kata  Ghufron.

Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah X Suluttenggomalut, Octovianus Ramba saat mendampingi Wagub Sulut, menyampaikan bahwa cakupan kepesertaan JKN di Provinsi Sulawesi Utara hingga Agustus 2024 telah mencapai 103,43% dari total penduduk. Sebanyak 2.751.729 jiwa dari total 2.660.415 jiwa penduduk telah menjadi peserta JKN.

“Keberhasilan dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC) 103,43% di Provinsi Sulawesi Utara hingga tahun 2024 menunjukkan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota terhadap pelaksanaan Program JKN,” ungkap Octo.

Dalam kesempatan UHC Award tahun 2024, dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara, sebanyak 14 kabupaten/kota telah menerima penghargaan UHC Award yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden. Octo berharap cakupan peserta JKN di wilayah Sulut dapat dipertahankan dan tahun depan seluruh kabupaten/kota sudah UHC.

“Capaian UHC ini sebagai wujud dukungan seluruh stakeholder, terutama Pemerintah Daerah, dalam memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakatnya. Kami tentunya berharap kolaborasi dan sinergi yang baik antara BPJS Kesehatan dengan seluruh stakeholder di Sulawesi Utara dapat selalu terjaga,” tambahnya.

Octo juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam mempertahankan dan meningkatkan capaian UHC. “Partisipasi aktif masyarakat dalam mendaftarkan diri dan keluarganya ke JKN sangat penting. Kami terus mendorong masyarakat yang belum menjadi peserta untuk segera mendaftar, demi memastikan bahwa seluruh penduduk Sulawesi Utara mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang memadai,” ujarnya.

(rk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *