Kadispar Sulut Beberkan Pemicu Lonjakan Wisman 108% di Tengah Merosotnya Wisatawan Nusantara

SULUTTEMPO.COM – Kepala Dinas Pariwisata Daerah Sulawesi Utara (Sulut) dr Kartika Devi Tanos menyatakan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Utara mengalami peningkatan signifikan sebesar 108% secara tahunan (year-on-year) berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara untuk bulan Agustus.

“Namun, kondisi sebaliknya terjadi pada sektor wisatawan nusantara (wisnu) yang justru mencatatkan penurunan tipis sekitar 0,16%,” kata dr Devi sapaan akrabnya, Selasa (3/11/2026).

Ia menegaskan bahwa faktor utama yang mendorong lonjakan angka kunjungan turis asing ini adalah peningkatan frekuensi penerbangan langsung (direct flight) luar negeri, salah satunya dari Korea Selatan.

“Jika sebelumnya rute ini hanya tersedia 3 hingga 4 kali seminggu, kini penerbangan tersebut telah beroperasi setiap hari menuju Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Selain itu, kata Devi, pergerakan ini juga didukung oleh sejumlah penerbangan sewa (charter flight) seperti dari maskapai Garuda Indonesia dengan tujuan Guangzhou, serta operasional aktif dari maskapai lain seperti TransNusa untuk rute internasional.

Di sisi lain, ia menyebut lesunya kunjungan wisatawan domestik sangat dipengaruhi oleh tingginya harga tiket penerbangan lokal. Biaya tiket pesawat domestik saat ini dilaporkan bisa mencapai Rp6 juta untuk perjalanan pulang-pergi (PP), sebuah angka yang dinilai sangat berdampak negatif terhadap minat berwisata masyarakat lokal.

“Kondisi ini diperparah dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran di berbagai kementerian. Pengurangan anggaran tersebut berdampak langsung pada penurunan aktivitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) kedinasan yang biasanya menjadi salah satu motor penggerak utama bagi kunjungan wisatawan domestik ke daerah,”tuturnya. (rk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *