Penulis oleh : Stefy Edwin Tanor SE, Ak. MM (Staf Khusus Walikota Bid. Keuangan & Aset Daerah)
TOMOHON,SULUTTEMPO.COM – Tomohon International Folwer Festival (TIFF) telah dilaksanakan sejak tahun 2008, selanjutnya dijadikan ajang setiap dua tahunan sejak tahun 2010, 2012, 2014. Dan sejak tahun 2015 perhelatan ini telah diakui oleh kementerian pariwisata RI untuk digelar sebagai iven tahunan dan telah menjadi kalender wisata kementerian pariwisata hingga saat ini. TIFF berawal dari hajatan HUT Kota Tomohon dibulan Januari 2006, dimana Kota Tomohon pada waktu itu menggelar pawai bunga yang mengintari jalan protokol Kota Tomohon. Adalah seorang Jefferson SM Rumayar, SE pencetus ide ini ketika menjadi Walikota Tomohon ketika itu. Sebuah ide brilian dengan melihat potensi sumberdaya alam Tomohon yang turut menjadi pendorong tumbuhnya perekonomian Tomohon.
Bunga diangkat menjadi salah satu identitas Kota Tomohon untuk mendorong sekaligus mempromosikan pariwisata Kota Tomohon. Bunga telah menjadi sebuah trend of life bahkan gaya hidup dan budaya masyarakat Tomohon sejak dahulu. Animo masyarakat yang begitu besar terhadap kegiatan ini, serta didukung blue print percepatan pembangunan pariwisata Sulawesi Utara, maka Jefferson Rumayar SE (Walikota Tomohon ketika itu) berinisiatif mengadakan Tournament Of Flower (TOF-2008). Tujuan utamanya adalah mempromosikan pariwisata Tomohon dikancah dunia internasional, yang tentunya berdampak pada pertumbuhan ekonomi Kota Tomohon khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Dengan demikian agenda yang sekarang dikenal dengan Tomohon International Flower Festival (TIFF) adalah sebuah packaging wisata yang mendunia, dikenal dunia dimana publik Tomohon pun harus bertanggung jawab atas kesinambungan giat ini, dengan sense of tourism. Terbuka dan santun menerima setiap pengunjung/ tamu yang datang, merawat kebersihan lingkungannya termasuk memanfatkan momentum iven ini, dengan kreativitas yang inovatif yang dapat berdampak pada ekonomi setiap keluarga orang Tomohon.
Moving Forward, Geting Stronger
“Jangan memikirkan apa yang salah; sebaliknya fokuslah pada apa yan harus dilakukan. Selanjutnya habiskan energimu untuk bergerak maju bersama menuju sebuah jawaban” ( Denis Waitley).
“Satu-satunya hal yang benar-benar dapat dilakukan seseorang adalah terus bergerak maju. Ambil lompatan besar kedepan tanpa ragu-ragu, tanpa sekalipun melihat kebelakang. Cukup lupakan masa lalu dan tempalah menuju masa depan” (Alyson Noel).
Tema TIFF 2024 ini adalah Moving Forward, Geting Stronger. Melihat tema ini, ada ajakan untuk sama sama maju dan bertumbuh kuat. Sehingga kesan pertama tema ini adalah kebersamaan dan bukan permusuhan. CS sangat menyadari bahwa tanpa kebersamaan pembangunan Kota Tomohon tidak dapat dieksekusi dengan sempurna. Kesan kedua, adalah tanda kerendahan hati seorang pemimpin, seorang Walikota, yang mengakui kekurangan dalam dirinya dan harus didukung oleh rakyatnya menutupi kelemahan yang ada, agar pembangunan Kota Tomohon bisa cepat bergerak maju, selanjutnya bertumbuh kuat,
Disamping itu tema ini mengandung optimisme dari seorang Pemimpjn daerah, sekaligus harapan dan kerinduannya menjadikan rakyat Tomohon menjadi kuat dalam segala aspek pembangunan. Walikota Caroll sadar persis bahwa ini adalah tahun politik, dimana ajang Pilkada Tomohon akan berlangsung dalam waktu dekat ini. Tentunya kontesasi pilkada tidak perlu mengeliminasi rasa kebersamaan tapi justru bersama-sama, bergandengan tangan sambil bergerak maju gapai kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Tomohon.
TIFF momentum memajukan perekonomian Indonesia tetapi juga pertumbuhan ekonomi Kota Tomohon, prospek pariwisata menuju Tomohon wisata dunia. Sekaligus momentum Tomohon lebih berbudaya dalam segala aspek, termasuk berbudaya dalam berpolitik. Tanpa hoax dan fitnah tapi bertarung gagasan dan ide menjadikan rakyat Tomohon maju dan bertumbuh kuat…merdeka !.
(rk/*)





