TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Kepolisian Resor (Polres) Tomohon menunjukkan komitmennya dalam menegakkan kedisiplinan di internal korps Bhayangkara.
Langkah tegas ini dibuktikan lewat gelaran pemeriksaan dan penertiban kendaraan bermotor bagi seluruh personel jajaran yang dilaksanakan di seputaran Mako Polres Tomohon, Kamis (29/10/2026) pagi tadi.
Kegiatan operasi penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) ini dipimpin langsung oleh Waka Polres Tomohon Kompol Stenly Mawidingan, S.Sos, didampingi Kasat Lantas Iptu Hizkia Tuejeh, S.Psi., M.H, serta Kasi Propam Ipda Billy Montolalu bersama personel gabungan Propam dan Satlantas.
Dalam razia yang berlangsung ketat sejak pukul 08.00 WITA tersebut, petugas berhasil menjaring sedikitnya 12 unit kendaraan milik anggota Polri yang kedapatan melanggar aturan dan kelengkapan berkendara.
Secara rinci, pelanggaran tersebut meliputi 5 unit kendaraan roda empat (mobil) dan 7 unit kendaraan roda dua (sepeda motor).
Tindakan tegas pun langsung diambil di tempat. Terhadap 5 unit mobil yang melanggar langsung diberikan sanksi pengempisan ban. Sementara itu, untuk 7 unit sepeda motor langsung diamankan ke Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tomohon.
Waka Polres Tomohon Kompol Stenly Mawidingan menegaskan, langkah penertiban internal ini dilakukan sebagai bentuk penegakkan kedisiplinan yang nyata di tubuh Polri.
Menurutnya, sebelum menuntut masyarakat untuk tertib berlalulintas, anggota Polri harus terlebih dahulu menjadi contoh dan teladan yang baik.
“Ini komitmen kami dalam mendukung keberhasilan Kamseltibcar Lantas serta mencegah terjadinya pelanggaran oleh oknum anggota, khususnya di wilayah hukum Polres Tomohon,” tegas Mawidingan.
Bagi para personel yang kendaraannya terjaring dalam operasi ini, pihak pimpinan memberikan arahan dan imbauan langsung agar segera melengkapi surat-surat kendaraan serta kelengkapan standar lainnya sebelum kendaraan tersebut diizinkan untuk diambil kembali.
Seluruh rangkaian kegiatan pemeriksaan kedisiplinan yang turut dihadiri KBO Sat Lantas Ipda Royke Lakoy beserta personel gabungan ini berakhir pada pukul 09.00 WITA, dan terpantau berjalan dengan aman, tertib, serta lancar. (rk)





