SULUTTEMPO.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi agenda politik ke depan. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan konsolidasi internal yang dihadiri langsung oleh Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, di Sulawesi Utara, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Tiga Pilar Partai, bertempat di The Centra Hotel Manado, Kamis (5/11/2026).
Dalam laporan kegiatannya, yang disampaikan oleh Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey bahwa struktural partai di bumi nyiur melambai telah bergerak masif. Saat ini, proses input data Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga tingkat Ranting ke dalam sistem Silon DPP Partai telah mencapai hampir 80 persen.
Kehadiran Puan Maharani di tengah kader dinilai menjadi kehormatan sekaligus suntikan energi luar biasa. Apalagi, agenda kedatangan tersebut terbilang mendadak dengan persiapan yang hanya memakan waktu tiga hari. Namun, soliditas kader di Sulut terbukti mampu menyukseskan jalannya acara dengan baik.
“Harapan kita di tahun-tahun politik ke depan, PDI Perjuangan Sulawesi Utara pasti menang. Konsolidasi organisasi yang sudah kita lakukan di 15 kabupaten dan kota kini sudah 100 persen selesai,” ujar Olly Dondokambey.
Dikatakan OD, secara rinci, kepengurusan PAC di 171 kecamatan di Sulut telah terbentuk sepenuhnya (100%). Pergerakan ini ditopang oleh terbentuknya struktural di 1.839 ranting desa/kelurahan, serta 283 anak ranting yang saat ini tinggal menyisakan penyelesaian akhir. Tidak hanya itu, aplikasi Banteng Cakra milik DPP juga dilaporkan hampir rampung 100 persen di-update di tingkat daerah.
Selanjutnya Olly menyebut bahwa selain penguatan struktural, ada lima poin gerakan strategis yang terus digenjot oleh PDI Perjuangan Sulut:
1. Modernisasi dan Konsolidasi Organisasi: Penuntasan pembentukan struktur internal partai dari tingkat DPD hingga anak ranting.
2. Kerja-Kerja Kerakyatan: Menurunkan kader langsung di saat bencana, seperti penanganan cepat dan pemberian bantuan pada 20 titik kebakaran yang sempat melanda Kota Manado.
3. Regenerasi dan Kaderisasi: Memberikan ruang besar bagi generasi muda di kepengurusan DPD, DPC, PAC, hingga sayap partai seperti Taruna Merah Putih dan Banteng Muda Indonesia.
4. Gerakan Turun ke Akar Rumput: Menjalankan aksi nyata seperti penanaman pohon dan pengembangan UMKM lokal, salah satunya di wilayah Minahasa Utara.
5. Menjaga Soliditas Internal: Menindak tegas dan mengeluarkan oknum struktural yang dinilai melenceng atau menyimpang dari garis instruksi Ketua Umum Partai demi menjaga keharmonisan organisasi.
“Kesiapan ini juga diperkuat dengan telah dilantiknya seluruh sayap partai secara serentak, mulai dari Taruna Merah Putih, Banteng Muda Indonesia, Repdem, Baitul Muslimin, hingga Gerakan Nelayan dan Tani Indonesia—oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan pada akhir September lalu,”kata Olly.
“Dengan seluruh mesin partai yang sudah panas dan terstruktur hingga akar rumput, PDI Perjuangan Sulut optimistis dapat mengamankan kemenangan mutlak pada kontestasi politik yang akan datang,” tambah Olly Dondokambey. (rk)





