Kunker Strategis di Bandung, Caroll-Sendy Buru Regulasi Bonus Produksi Panas Bumi untuk Tomohon

BANDUNG, SULUTTEMPO.COM – Pemerintah Kota Tomohon terus berkomitmen melakukan langkah strategis demi mengoptimalkan kontribusi sektor energi terbarukan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bunga.

Hal ini dibuktikan lewat agenda Studi Komparasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH bersama Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar, SE., M.I.Kom di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (28/10/2026) kemarin.

Turut mendampingi dalam kunjungan kerja tersebut, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, SE., ME, beserta jajaran kepala Perangkat Daerah terkait.

Kedatangan tim Pemkot Tomohon disambut hangat oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana bersama jajaran pejabat Pemkab Bandung.

Diketahui, studi komparasi ini dilaksanakan di Kabupaten Bandung mengingat kedua daerah ini sama-sama dianugerahi Area Panas Bumi (geotermal) yang besar, yakni Area Lahendong di Kota Tomohon dan Area Kamojang di Kabupaten Bandung.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah poin krusial tata kelola energi terbarukan, di antaranya:

• Mekanisme perhitungan Bonus Produksi Sektor Panas Bumi.
• Integrasi pembiayaan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dengan APBD daerah.
• Strategi investasi keuangan daerah pada hilirisasi energi terbarukan.

Walikota Caroll Senduk menegaskan bahwa hasil studi komparasi ini akan langsung ditindaklanjuti menjadi basis regulasi lokal yang konkret.

“Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen tinggi mengoptimalkan kontribusi nyata sektor geotermal terhadap PAD. Hasil dari Kabupaten Bandung ini akan kami formulasikan menjadi kebijakan taktis agar kekayaan energi terbarukan di Lahendong dapat langsung dirasakan dampaknya dalam mendongkrak kesejahteraan serta kualitas hidup seluruh masyarakat Kota Tomohon,” tegas Walikota.

Dari hasil studi komparasi ini, diharapkan Pemkot Tomohon dapat mengadopsi formula kebijakan yang tepat agar kontribusi sektor energi di Wilayah Lahendong dapat berjalan optimal, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon. (rk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *