TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Pemerintah Kota Tomohon mengintensifkan langkah taktis guna mengatasi persoalan penurunan debit air bersih akibat musim kemarau panjang. Mitigasi ini dimatangkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) khusus penyediaan air bersih yang digelar di Command Center Kota Tomohon, Senin (12/10/2026).
Lebih lanjut, Edwin Roring menyentil kepedulian para aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi situasi sulit ini. Ia meminta seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memiliki empati tinggi terhadap kondisi warga yang terdampak kekeringan.
“Sebagai pemerintah daerah dan juga sebagai ASN harus punya kepedulian terhadap dampak kekeringan yang ada di wilayah Kota Tomohon. Untuk itu, saya menginstruksikan kepada SKPD untuk melayani masyarakat dalam ketersediaan air bersih. Dan kegiatan ini akan berlangsung mulai besok,” ujar Edwin Roring dengan nada siap eksekusi saat diwawancarai awak media.
Rakor strategis penyediaan air bersih ini turut dihadiri oleh jajaran SKPD, manajemen Perumda Air Minum Zano Mahawu (PDAM) Tomohon, serta para camat dan lurah se-Kota Tomohon. Agenda utama difokuskan untuk menyinkronkan data wilayah terdampak serta mempercepat distribusi logistik air darurat langsung ke lapisan masyarakat. (rk)





