TOMOHON,SULUTTEMPO.COM – Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom menghadiri Upacara Penutupan Latihan Kader Bela Negara bagi ASN, Buruh, dan Swasta Tahun Anggaran 2026, yang dilaksanakan di Mako Rindam XIII/Merdeka Tomohon, Kamis (1/10/2026).
Upacara penutupan tersebut dipimpin oleh Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, S.Sos., selaku Inspektur Upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Danrindam XIII/Merdeka membacakan sambutan Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Letjen TNI Gabriel Lema.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan latihan kader bela negara telah berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh 300 kader bela negara yang berasal dari berbagai lingkup pekerjaan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan semangat sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik, aman, sehat, dan lancar.
“Atas nama Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas antusiasme seluruh peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan latihan kader bela negara,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Disampaikan pula bahwa meskipun penyelenggaraan latihan kader bela negara dilaksanakan secara bergelombang, hal tersebut diharapkan tidak mengurangi esensi penting dari kegiatan, yaitu membangun sikap mental dan karakter bangsa yang cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban bagi bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara.
Materi yang telah diberikan oleh para pengajar dan pelatih diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi para peserta dalam membentuk sikap, mental, disiplin, dan karakter. Setelah menyelesaikan kegiatan, para peserta diharapkan mampu menjalankan peran sebagai kader bela negara yang turut mengarusutamakan nilai-nilai dasar bela negara di lingkungan masing-masing.
“Saudara sekalian dapat menjadi kader bela negara yang mempunyai peran penting dalam mengarusutamakan nilai dasar bela negara di lingkungannya masing-masing,” lanjut sambutan tersebut.
Para kader bela negara juga diharapkan mampu menghadirkan berbagai kreasi dan inovasi dalam mengaktualisasikan serta mengarusutamakan nilai-nilai dasar bela negara di tengah masyarakat.
Kepada seluruh peserta, disampaikan pesan agar dapat menjadi agen pergerakan dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Peran para kader dinilai penting dalam membangun dan menciptakan iklim cinta tanah air yang semakin kuat dan luas di lingkungan masyarakat.
Dengan pengalaman dan status sebagai kader bela negara, para peserta diharapkan dapat menjadi tokoh yang mampu memberikan pengaruh positif di lingkungan masing-masing serta menjadi bagian dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Jadilah kader bela negara yang dapat membuat perubahan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara menuju Indonesia yang kuat, hebat, dan bermartabat,”.
Kegiatan penutupan turut dihadiri unsur TNI, Perwakilan Dari Kapolres Tomohon, serta para peserta Latihan Kader Bela Negara Tahun Anggaran 2026.
(rk)





