TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Wali Kota Tomohon Caroll Senduk bersama Ketua TP-PKK drg Jeand’arc Senduk-Karundeng, menghadiri closing ceremony Impact Leadership Program, Indonesia Membangun Pemimpin (IMP) Academy Indonesia Timur yang dilaksanakan di Command Center Pemerintah Kota Tomohon, Selasa (5/5/2026).
Turut hadir dalam kegiatan ini Koordinator IMP Tino Tandayu, Founder and Advisor of IMP yang juga merupakan Doctoral Student in Defence Strategy Universitas Pertahanan Republik Indonesia Ary M. Wibowo, S.Th., M.Th., Chairman of IMP sekaligus Founding Member Dr. Bara Siahaan, bersama para pengajar dan fasilitator, serta seluruh peserta pelatihan.
IMP Academy merupakan ekosistem pengembangan kepemimpinan transformasional yang berfokus pada sektor kebijakan dan regulasi. Program ini memiliki visi untuk mewujudkan generasi pemimpin yang berkarakter Pancasila, berakar pada nilai-nilai Indonesia, serta memiliki kompetensi kelas dunia. Adapun misinya adalah membangun generasi pemimpin transformasional di bidang kebijakan dan regulasi guna mewujudkan negara yang berdaulat, adil, dan makmur.
Sebagai sebuah ekosistem kepemimpinan, IMP melihat kawasan Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Utara dan Kota Tomohon, memiliki potensi serta sumber daya yang ideal untuk menjadi episentrum pengembangan pemimpin di sektor regulasi. Identitas Kota Tomohon sebagai kota pendidikan, yang didukung berbagai institusi pendidikan berkualitas, serta posisinya sebagai penghubung kawasan Indonesia Tengah dan Timur, menjadi faktor pendukung yang signifikan.
Wali Kota Tomohon mengatakan bahwa generasi muda merupakan aset berharga bagi masa depan. Pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan dan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.
“Dalam hal ini, IMP Academy hadir menjadi wadah yang positif untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berintegritas, berdaya saing, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Caroll Senduk.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tomohon juga menyambut baik komitmen IMP Academy yang turut mendukung upaya penanganan stunting. Stunting merupakan salah satu tantangan serius yang membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk generasi muda.
Ditekankan pula bahwa keterlibatan aktif anak muda dalam edukasi, sosialisasi, dan aksi nyata di masyarakat akan sangat membantu percepatan penurunan angka stunting. Kepedulian yang ditunjukkan melalui kegiatan ini dinilai sebagai langkah maju dalam meningkatkan kepekaan sosial masyarakat sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.
Pemerintah Kota Tomohon, lanjutnya, terus berkomitmen menurunkan angka stunting melalui berbagai program intervensi, baik yang bersifat spesifik maupun sensitif. Namun, upaya tersebut memerlukan kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Tomohon, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada IMP Academy Indonesia Timur atas inisiatif kegiatan ini, serta kepada semua pihak yang terus mendukung program strategis nasional dalam pembentukan generasi muda yang berkarakter Pancasila, berbudaya Indonesia, dan memiliki kompetensi global,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan akan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki empati, kepedulian, dan komitmen dalam membangun daerah.
Kegiatan IMP Academy di Kota Tomohon berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 5 hingga 6 Mei 2026, dengan harapan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas generasi muda serta kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Tomohon. (rk)





