Bingung dan Tak Siap Jawab Pertanyaan SK soal Kekayaan Komunal, Netizen: Ketahuan! E2L Tak Siap Pimpin Sulut

SULUTTEMPO.COM – Debat kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar oleh KPU Sulut di Wale Ni Tou Tondano pada 23 Oktober 2024 menyisakan banyak sorotan, terutama dari netizen yang aktif mengikuti jalannya debat. Pertarungan ide dan gagasan antara tiga  pasangan calon, Steven Kandouw (SK ADT) – Pasangan Calon  Yulius Selvanus Lumbaa (YSLVM) dan Elly Engelbert Lasut (E2LHJP), semakin memanas seiring dengan pertanyaan-pertanyaan kritis yang dilontarkan terkait kekayaan komunal dan kepemimpinan.

Dan, yang paling menarik, mencuat komentar kritis para netizen menyorot penampilan E2L yang dianggap tak memuaskan karena kurang mampu menjawab pertanyaan Cagub SK. E2L terbukti tak siap pimpin Sulut, kritis netizen. Sebagaimana pemantauan awak media dari jalannya debat saat itu,

Salah satu momen paling menyita perhatian adalah ketika E2L tampak bingung dan tidak siap menjawab pertanyaan tajam dari Steven Kandouw soal  kekayaan komunal di Sulut. Terlihat jelas E2L kesulitan memberikan jawaban konkret malah menjawab dengan pemahaman Intelektual, yang membuat suasana debat sedikit memanas.

Netizen Angkat Suara :

Reaksi netizen tidak bisa dihindari setelah insiden ini. Banyak yang meragukan kesiapan E2L untuk memimpin Sulut. Sejumlah komentar dari netizen yang beredar di media sosial menunjukkan ketidakpuasan dan kekecewaan terhadap penampilan E2L dalam debat.

Ketahuan! E2L tak siap pimpin Sulut. Nitizen jadi ragu,” tulis seorang pengguna Twitter yang mengomentari jalannya debat.

Di sisi lain, penampilan Steven Kandouw justru menuai pujian dari banyak pihak. *Kandouw dinilai sangat menguasai materi debat dan mampu menyampaikan gagasan dengan jelas dan simpatik*

“SK paripurna dan simpatik bagi nitizen. Dia benar-benar tahu apa yang harus dilakukan untuk Sulut,” komentar netizen lainnya.

Sementara itu, Yulius Selvanus Lumbaa,, terlihat lebih landai dan agak kesulitan mengejar performa debat pasangan lainnya Sehingga, hal ini dinilai mengurangi kredibilitas pasangan tersebut di mata pendukung mereka.

“YL landai dan sulit mengejar SK, dan EEL Blunder dan tak siap debat hanya retorika belaka,” ujar seorang netizen yang turut menonton debat tersebut.

Debat ini menjadi penentu penting dalam perjalanan menuju Pilkada Sulut 2024, di mana publik semakin memperhatikan kualitas masing-masing calon. Waktu akan membuktikan apakah insiden debat ini akan memengaruhi hasil akhir di kotak suara. (rk)

#Debat2KPU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *