SULUTTEMPO.COM– 20 finalis Nyong Noni Sulut (NNS) tahun 2024 melakukan audiensi dengan Wakil Gubetnur Sulut Steven Kandouw, Jumat (14/9/2024) bertempat di Ruang CJ. Rantung Kantor Gubernur Sulut.
20 Finalis NNS 2024 tersebut didampingi langsung oleh KadisParDa Sulut dr Kartika Devi Kandouw yang juga selaku Sekretaris TP-PKK Provinsi Sulut.
Pada kesempatan itu, Wagub Steven Kandouw memberikan wejangan dan motivasi kepada seluruh finalis NNS 2024.
“Mudah-mudahan pemilihan NNS tahun ini kualitasnya jauh lebih bagus,” kata Wagub Steven Kandouw.
Lanjutnya, kepada kab/kota yang mengirim utusan patut diberi apresiasi.
“Saya apresiasi kepada kab/kota yang telah memberi dan mengutus prrwakilan dalam ajang pemilihan NNS tahun 2024 ini,” ucapnya.
Orang nomor dua di Sulut ini juga mengharapkan para finalis benar-benar menjadi orang yang berguna bahkan jadi panutan.
“Ada orang beranggapan bahwa hidup itu biasa-biasa saja. Orang yang pendekatan biasa-biasa ini biasanya tidak mau terkenal,” tuturnya.
“Kita harus berani. Punya tekad saya tidak boleh biasa-biasa. Kalau boleh saya jadi orang yang bukan biasa-biasa,” sambungnya.
Pada kesempatan ini, para finalis ikut memperkenalkan diri masing-masing di hadapan Wagub Steven Kandouw dan Kepala Dinas Pariwosata Daerah Sulut Kartika Devi Tanos.
Selanjutnya, dilakukan tanya jawab. Para finalis bebas menanyakan pertanyaan kepada Wagub Steven Kandouw.
Pertanyaannya mulai dari bagaimana mengatur kebijakan atau regulasi, pariwisata hingga membangun kepercayaan diri sebagai seorang finalis.
Untuk kebijakan dan regulasi, kata Kandouw, dirinya bersama Gubernur Olly Dondokambey dari awal pemerintahan mereka berkomitmen dalam menjalankan sesuai visi dan misi yang telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Komitmen kepala daerah ada yang cuma teori saja, tapi puji Tugan pak gubernur apa yang disampaikan itu dilaksanakan,” imbuh wagub.
Ia menambahkan dalam menjalankan pemerintahan, perlu ditambah dengan inovasi dan terobosan.
“Jadi harus ada komitmen, integritas dan kepatuhan terhadap regulasi. Serta ditambah inovasi dan terobosan,” tukasnya.
Sementara itu, terkait pariwisata, Kandouw menyebut para finalis harus berkontribusi. Terlebih banyak aspek yang bisa dibuat. Di antaranya, para finalis ini bisa memberikan pemahaman pariwisata yang baik lingkungannya masing-masing.
“Anda bikeh jadi role model untuk jadi contoh orang Sulut. Pertama, hargai alam yang kita miliki. Punya pemikiran menjaga lingkungan karena kita jual alam kita,” terangnya.
Menurut dia, dengan adanya sikap, gaya, value lingkungan hidup ikut berkontribusi menunjang indeks pariwisata Sulut.
“Pariwisata identik dengan hospitality. Mari bersikap ramah, tidak juriga dengan turis,” ujarnya.
Sedangkan untuk membangkitkan kepercayaan diri bagi para Finalis Nyong Noni Sulit 2024, kata Wagub Steven Kandouw, yang pertama menguasai diri sendiri.
“Pakai pola saya untuk perform bagus. Anda harus tahu memahami kualitas Anda. Kalau cuma good looking semua cantik dan ganteng. Kalau Anda kagi bahasa, mainkan itu. Bisa juga Anda mampu punya kemampuan marketing yang bagus merangkai kata-kata yang bagus,” terangnya.
“Pesan saya identifikasi kelebihan Anda. Explore itu. Untuk percaya diri kuasa diri sendiri,” tandasnya.
Sementara itu, KadisParDa Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos mengatakan dengan adanya ajang pemilihan putra putri terbaik Sulut, ia mengharapkan lahir generasi muda tak sekadar jadi duta pariwisata namun memberi dampak kepada masyarakat Sulut.
“Melalui PNNS yang dilaksanakan setiap tahun ini diharapkan ada regenerasi pemuda pemudi terbaik Sulawesi Utara untuk membangun Nyiur Melambai ,” pungkasnya.
Turut hadir, Asisten III Setdaprov Sulut Fransiskus Manumpil dan seluruh pesetta finalis NNS 2024.
(rk)





