TOMOHON,SULUTTEMPO.COM – Suara perolehan Prabowo Gibran di kota Tomohon sebanyak 51.351. Suara rakyat yang memiliki hak pilih atau 74% suara sah samakin lama semakin menarik untuk di teliti, kita ingat take line kampanye Prabowo Gibran adalah keberlanjutan yang artinya melanjutkan program presiden Jokowi yang sudah berlangsung tahun ke 10, ini yang akhirnya di teliti dan di godok oleh tim Litbang Internal CS-SR. Menjadi pertanyaan besar kenapa rakyat Tomohon memilih Prabowo 51.375. dan 37.982. suara untuk PDIP.
Setelah di teliti ternyata karakteristik pemilih rakyat Tomohon adalah pemilih rasional dan memiliki ruang kewenangan sendiri untuk menentukan sikap tanpa tekanan apapun baik kekuasaan maupun materi.
Ini kesimpulan kami menurut jefry polii sik, Caleg terpilih Gerindra kota Tomohon Dapil Tomohon Tengah.
Lanjutnya, apa pelajaran yang dapat kita ambil dari fenomena ini adalah bahwa rakyat Tomohon cerdas bahkan lebih cerdas dari para elit politik atau para pengamat yang tidak memiliki data-data akademis.
Apa yg menjadi faktor utama, lebih lanjut Jepol menjelaskan bahwa ada satu irisan yang sama antar pemilih prabowo gibran dan pemilih PDIP di kota Tomohon, bahwa rakyat ingin keberlanjutan dalam penyelenggaraan kebijakan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di kota Tomohon.
Dalam melakukan kajian tim kami memang berdebat keras soal ini namun akhirnya kami ambil kesimpulan bawa keinginan rakyat harus kita utamakan. Yakni program keberlanjutan. Jadi pasangan Caroll Senduk dan Sendy Rumajar adalah kolaborasi antara program keberlanjutan nasional Prabowo Gibran dan keberlanjutan kota Tomohon caroll senduk.
“Ini lah koalisi untuk rakyat. Silahkan pihak lain berpendapat lain itu kami hormati, dan ini sikap politik kami,” tegasnya, Jumat (13/9/2024).
Jepol sapaan akrabnya menyampaikan bagaimana mungkin ngoni bisa perubahan trus di pusat keberlanjutan. itu bohong,” Kata Jepol.
Jepol mengingatkan konstitusi negara kita adalah negara kesatuan, sistim pemrintahan republik yang implementasi nya bahwa pemerintahan daerah adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat.
“Apalagi Tomohon masih bergantung dari pembiayaan pemerintah pusat. Yah harus keberlanjutan supaya seiring dengan pemerintah pusat, jangan bikin tag line tegak lurus sampe di pusat tapi programnya perubahan. Perubahan itu tag line dari Anis Baswedan dan Nasdem,PKB, PKS. Jadi jangan terkooptasi, ingat prinsip otonomi daerah adalah pusat adalah pusat nya daerah dan daerah adalah darah nya pusat,” sambung Jepol dengan mengatakan Tomohon untuk rakyat sejahtera harus keberlanjutan caroll senduk dan sendy rumajar. Nah itu yang betul,” tuturnya. (rk)





