SULUTTEMPO.COM – Pada Ajang Pemilihan Nyong Noni Sulut tahun 2024 hanya di ikuti oleh sepuluh (10) Kabupaten Kota dan lima (5) daerah lainnya di Sulut tak mengirim utusannya.
Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengungkapkan kekecewaan dan menyayangkan kepada sejumlah daerah yang tidak mengirim utusan. Ada lima daerah di Sulut yakni Kabupaten Talaud, Sitaro, Talaud, Sangihe, Minahasa Selatan (Minsel) dan Bolaang Mongondouw (Bolmong)
Sedangkan 10 daerah mendapat apresiasi yang tinggi telah mengirim utusannya. Yakni, Kota Bitung,
Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kota Manado,
Kota Tomohon,
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim),
Kota Kotamobagu,
Kabupaten Minahasa,
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel)
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Minahasa Tenggara (Mitra). Kedepan menjadi perhatian bagi kab/kota untuk sama-sama kita mengsupport generasi muda yang ada di Sulut untuk mengikuti ajang yang sangat prestisius ini. Yang hanya terjadi satu tahun sekali ini. Semoga saja kegiatan PNNS 2024 ini berdampak positif untuk kemajuan provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Menurut Steven Kandouw, selain agenda tahunan dan memperingati HUT Provinsi Sulut, PNNS juga menjadi ajang peningkatan SDM pemuda-pemudi di bumi nyiur melambai.
“PNNS merupakan ajang untuk meningkatkan sumber daya manusia bagi para pemuda dan pemudi di Sulut. Untuk itu, kami harapkan pemilihan ini akan menghasilkan yang terbaik. Bukan saja membantu pariwisata tetapi juga menjadi panutan bagi generasi muda,” tuturnya.
Diketahui, Malam Puncak Grand Final Pemilhan Nyong Noni Sulut 2024 akan digelar di Hotel Sutan Raja pada tanggal 14 September 2024.
(rk)





