TOMOHON,SULUTTEMPO.COM – Sebagaimana diketahui bahwa Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pelaksanaan APBD Tahun 2023 pemerintah Kota Tomohon ditolak oleh Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Restorasi Nurani di DPRD Kota Tomohon. Atas situasi dan kondisi tersebut dikabarkan Walikota Tomohon Caroll Senduk langsung mengambil langkah dengan mengeluarkan Peraturan Walikota (PERWAKO) tentang pelaksanaan APBD 2023.
Kondisi tersebut mendapatkan tanggapan dari politisi Ferdinand Mono Turang, S.Sos yang mengatakan bahwa Peraturan Walikota (PERWAKO) tentang pelaksanaan APBD 2023 adalah sikap Walikota Caroll Senduk untuk menyelamatkan banyak orang.
“Harus diingat bahwa APBD 2023 sudah dirasakan dan dinikmati oleh banyak orang. Program-program pro rakyat dibidang pendidikan, kesehatan, pertanian pelayanan publik, bantuan sosial, fasilitas umum dan insentif pemerintahan lainnya yang dibiayai dalam APBD 2023 sudah terealisasi. Demikian dengan PERWAKO Walikota Caroll Senduk menyelamatkan banyak orang,” tegas Mono panggilan akrab pria yang saat ini dipercayakan sebagai ketua Kaum Bapak Katolik (KBK) Kevikepan Tomohon, Jumat (2/8/2024).
Lebih lanjut Mono menerangkan bahwa langkah strategis Walikota Caroll Senduk juga untuk kesinambungan program pemerintah yang sedang berlangsung dan demi untuk jalannya pemerintahan terutama untuk pelayanan publik.
“Harus dipahami juga bahwa output dari pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2023 diantaranya dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau SILPA tahun 2023 yang akan diplot untuk perubahan APBD tahun 2024 ini. Sehingga kebijakan PERWAKO juga demi untuk keberlangsungan pemerintahan dan keberlanjutan pelayanan publik,’ tutur Mono yang dikenal populis ini.
Akhir wawancara dengan media ini, Mono mengatakan bahwa Walikota Caroll Senduk adalah cermin pemimpin yang benar-benar pro rakyat.
“PERWAKO merupakan sikap seorang pemimpin yang benar-benar pro rakyat. Bukan retorika tp action nyata dari Caroll Senduk untuk masyarakat Kota Tomohon yang dicintainya,” tutup pria yang merupakan jebolan Universitas Atma Jaya Jakarta ini. (rk)





