SULUTTEMPO.COM – Stadion Maesa Tondano, Kabupaten Minahasa, menjadi saksi lahirnya juara baru Soekarno Cup U-17 Regional Sulawesi Utara 2026, sekaligus menjadi penutup rangkaian Juni Bulan Bung Karno Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara.
Atmosfer pertandingan berlangsung meriah. Ribuan suporter memadati stadion untuk memberikan dukungan kepada para pemain muda terbaik Sulawesi Utara yang telah berjuang sejak awal kompetisi.
Pada pertandingan perebutan tempat ketiga, Minut Hebat FC tampil impresif dengan mengalahkan Maesa Sulut FC dengan skor meyakinkan 3-0, sekaligus mengamankan posisi ketiga dalam ajang bergengsi tersebut.
Sementara itu, laga final mempertemukan Persmin Junior menghadapi Armada Kema. Pertandingan berlangsung penuh semangat, namun Persmin Junior berhasil menunjukkan permainan yang lebih efektif hingga menutup laga dengan kemenangan 3-0 dan resmi dinobatkan sebagai Juara Soekarno Cup U-17 Regional Sulawesi Utara Tahun 2026.
Seluruh tim juara memperoleh trofi penghargaan serta hadiah uang tunai jutaan rupiah sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan prestasi yang telah ditorehkan sepanjang kompetisi.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Olly Dondokambey. Dalam sambutannya, Olly menegaskan bahwa PDI Perjuangan secara konsisten menghadirkan peringatan Juni Bulan Bung Karno setiap tahun bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai ruang untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno melalui berbagai aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk pembinaan generasi muda melalui olahraga.
Menurutnya, sepak bola bukan hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sekolah kehidupan yang mengajarkan arti kebersamaan, disiplin, keberanian mengambil keputusan, saling percaya, kerja keras, serta semangat pantang menyerah.
“Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya diajarkan Bung Karno kepada bangsa Indonesia. Karena itu, melalui Soekarno Cup, kita ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya hebat dalam bermain sepak bola, tetapi juga memiliki karakter, jiwa gotong royong, dan semangat membangun bangsa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kepada seluruh tim peserta, saya menyampaikan terima kasih karena telah bertanding dengan disiplin, semangat, dan sportivitas yang luar biasa. Kepada tim yang berhasil menjadi juara saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan sampai bertemu kembali di Soekarno Cup tahun depan yang akan kami selenggarakan dengan lebih besar, lebih meriah, dan lebih kompetitif,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan langkah besar berikutnya. Hasil dari kompetisi regional ini akan menjadi dasar pembentukan Tim Sulawesi Utara yang akan berlaga pada Soekarno Cup U-17 Tingkat Nasional di Jawa Timur pada 26 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Tim yang akan mewakili Sulawesi Utara tidak hanya berasal dari tim juara, melainkan merupakan gabungan pemain-pemain terbaik hasil seleksi dari seluruh klub peserta yang tampil pada babak regional.
Sebelum bertolak ke tingkat nasional, seluruh pemain terpilih akan mengikuti training camp yang dipusatkan di satu lokasi. Program pemusatan latihan tersebut akan difokuskan pada pembentukan chemistry antarpemain, pematangan strategi dan taktik permainan, peningkatan kondisi fisik, serta penguatan mental bertanding agar mampu membawa nama baik Sulawesi Utara di panggung nasional.
Melalui Soekarno Cup U-17, PDI Perjuangan Sulawesi Utara kembali menegaskan komitmennya bahwa membangun bangsa tidak hanya dilakukan melalui politik, tetapi juga melalui investasi pada generasi muda, pembinaan olahraga, dan penanaman nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang tetap relevan bagi masa depan Indonesia.
#pdiperjuangan #sulawesiutara #junibulanbungkarno #soekarnocup
(rk/*)





