TOMOHON,SULUTTEMPO.COM – Pemerintah Kota Tomohon terus melakukan pemantauan dan penanganan inflasi daerah menyusul adanya kenaikan harga sejumlah bahan pokok di wilayah Kota Tomohon.
Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat.
Menurutnya, terkait melonjaknya harga pangan di pasaran, Pemerintah Kota Tomohon secara berkelanjutan melakukan intervensi harga melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang menyasar berbagai wilayah di Kota Tomohon.
Program tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga kestabilan pasokan pangan.
“Pemerintah Kota Tomohon terus melakukan intervensi harga melalui Gerakan Pangan Murah. Selain itu, kami juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan dan mengonsumsi pangan lokal sebagai salah satu langkah menjaga ketahanan pangan, ” kata Sendy Rumajar, Kamis (11/6/2026).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, Pemkot Tomohon mengajak warga untuk kembali menggerakkan budaya menanam serta memanfaatkan lahan tidur yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.
“Pemanfaatan lahan untuk menanam berbagai kebutuhan rumah tangga seperti cabai, tomat, sayuran, dan komoditas lainnya dapat membantu mengurangi pengeluaran keluarga sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah, serta mendorong gerakan Tomohon Menanam,” pungkasnya. (rk)





