Wartawan-Wartawan Senior Sebut Sintya Bojoh Bawa Semangat Perubahan di PWI Sulut

TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Masuknya figur perempuan Sintya NC Bojoh di kandidat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara (Sulut) menjadi perhatian serius para wartawan senior.

Raramenusa Makagiansar, salah seorang wartawan senior Sulut mengungkapkan, saatnya ada perubahan di tubuh PWI Sulut.

Sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia kata Ram–sapaan akrabnya, marwah organisasi harus dikembalikan. Karena ia menilai selama ini, banyak yang harus diperbaiki sehingga butuh perubahan.

”Kita menaruh harapan besar pada figur-figur yang membawa aura perubahan. Banyak teman yang mengeluhkan kepemimpinan saat ini. Dan, masih ada lagi pimpinan yang saat ini mencalonkan diri. Jelas tidak ada perubahan jika nantinya masih mereka-mereka yang memimpin PWI,” katanya.

Senada diungkapkan wartawan senior lainnya Herly Umbas. Menurutnya, Sintya adalah figur yang bisa mengakomodasi hak-hak anggota yang selama ini terabaikan.

”Sebagai ibu, Sintya pasti memperlakukan para wartawan, bukan saja yang masuk DPT dalam pemilihan nanti, tetapi juga wartawan-wartawan yang sempat terdaftar di PWI dan jurnalis-jurnalis pendatang baru,” kata mantan wartawan Harian Manado Post yang kini eksis di media online.

Baik Raramenusa Makagiansar maupun Herly Umbas, pernah tercatat sebagai anggota PWI Sulawesi Utara yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *