TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Walikota Tomohon melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tomohon, Drs. O.D.S. Mandagi, MAP, menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) Negeri Wailan ke 127 Tahun Kecamatan Tomohon Utara, Jumat 4 September 2026, yang ditandai
yang ditandai Ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Amelina Meydi Umboh.
Pada kesempatan itu, Walikota Tomhoon dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Pemkot Tomohon menyampaikan bahwa pertama-tama, marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas berkat dan penyertaan-Nya, kita semua dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan dan sukacita untuk mengikuti Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun ke-127 Negeri Wailan Kota Tomohon, dalam keadaan sehat dan sejahtera.
“Pada momentum syukur HUT ke-127 perjalanan Negeri Wailan, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama memaknai arti dari nama Wailan itu sendiri.
Dalam tradisi Minahasa tempo dulu, Wailan dikenal sebagai sebuah gelar kehormatan yang dikaitkan dengan prajurit atau pemimpin pasukan perang. Gelar ini mencerminkan keberanian, kepemimpinan, kesetiaan, serta kesanggupan untuk berdiri di depan dalam membela dan melindungi kelompok serta tanah kelahirannya,” ajak kata Walikota Tomohon kutip Asisten I Setdakot Tomohon itu.
Di sisi lain, Lanjut Mandagi, bahwa dalam kepercayaan dan tradisi spiritual, kita mengenal sebutan Opo Empung Wailan, yang merujuk kepada Sang Pencipta. Hal ini mengingatkan kita bahwa di atas segala kekuatan manusia, ada Tuhan Yang Mahakuasa, sumber kehidupan dan berkat yang senantiasa menyertai perjalanan hidup kita.
“Karena itu, nama Wailan seakan menghimpun dua nilai besar, yaitu nilai perjuangan dan nilai ketuhanan. Ada semangat keberanian untuk menghadapi tantangan, sekaligus kesadaran spiritual untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.
Saya berharap, nilai-nilai inilah yang terus diwariskan kepada generasi muda di Kota Tomohon, berani memperjuangkan kebenaran, kuat dalam menghadapi tantangan, rendah hati dalam memimpin, dan senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap pengabdian. Dengan demikian, makna Wailan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi nilai yang terus hidup dan tetap relevan dalam membangun masa depan Negeri Wailan dan Kota Tomohon tercinta,”ungkapnya.
Melalui syukur HUT ke-127 Negeri Wailan saat ini, kita juga diberi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan yang telah kita lalui.
“Ada berkat yang Tuhan anugerahkan, ada jasa para pendahulu yang patut kita hargai, dan pada saat yang sama ada masa depan yang harus kita perjuangkan.
Kita harus menyadari bahwa kekuatan sebuah negeri bukan hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kualitas manusianya, kekuatan persaudaraannya, ketahanan sosialnya, serta kemampuan masyarakatnya dalam menjaga lingkungan dan warisan budaya. Dalam konteks pembangunan Kota Tomohon, Wailan memiliki peran yang penting. Setiap keluarga, setiap tokoh masyarakat, para pemuda, perempuan, pelaku usaha, petani, pekerja, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menjaga dan mendorong kemajuan Kota Tomohon.
Karena itu, mari kita terus membangun kolaborasi, memperkuat kebersamaan, dan menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, damai, sehat, dan produktif, sehingga generasi penerus dapat merasakan kebaikan yang diwariskan oleh para pendahulu dan dari kita yang hidup di hari ini.
“Pada kesempatan ini, saya juga ingin berpesan khusus kepada generasi muda Negeri Wailan untuk senantiasa mencintai dan melestarikan budaya, menjaga nilai-nilai positif yang telah diwariskan sebagai identitas dan jati diri, sekaligus memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kekuatan untuk meningkatkan kapasitas diri, membuka peluang, serta melahirkan inovasi untuk masa depan yang lebih baik.
Selanjutnya, kita juga patut mengucap syukur karena berbagai agenda besar yang telah dilaksanakan di Kota Tomohon, termasuk rangkaian Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 serta peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, telah berjalan dengan baik,”ujarnya.
Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Tomohon, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon, khususnya masyarakat Kelurahan Wailan, yang telah turut mengambil bagian, mendukung, dan menyukseskan berbagai kegiatan tersebut.
Saya juga ingin mengingatkan bahwa saat ini kita sedang menghadapi musim kemarau panjang. Maka saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan air secara bijaksana, menjaga kelestarian lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, serta saling membantu apabila terdapat warga yang mengalami kesulitan akibat musim kemarau ini.
“Mari dengan menerapkan Gerakan ASRI — Aman, Sehat, Resik, dan Indah, mengelola sampah dengan baik dan berkelanjutan, serta memperkuat budaya hidup sehat, kita menjaga Kota Tomohon untuk terus maju, berdaya saing, dan sejahtera,” tutup ODS Mandagi mengakhiri sambutan Walikota Caroll Senduk.
Akhirnya, atas nama Pemerintah Kota Tomohon, saya menyampaikan:
Selamat HUT ke-127 Negeri Wailan, baik kepada masyarakat yang tinggal di Kelurahan Wailan maupun yang tinggal di luar Kelurahan Wailan. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati seluruh masyarakat Wailan dan memberkati Kota Tomohon tercinta.
Turut hadir di ibadah syukur HUT Negeri Walian tersebut, Anggota DPRD Tomhoon, Vanda Poluan, Kadis P3AD Tomohon, Wisje Oroh, Camat Tomohon Utara, Ricky Supit, Wakapolres Tomohon, KOMPOL Stenly Mawidingan, S.Sos, Lurah Wailan, Sefri Pungus, Para Mantan Lurah Wailan, Tokoh tokoh agama dan tokoh masyarakat serta seluruh warga Kelurahan Wailan. (rk)





