TOMOHON,SULUTTEMPO.COM – Penyaluran pupuk bersubsidi di Kota Tomohon selama Semester I Tahun 2026 menunjukkan progres yang positif. Hingga akhir Juni 2026, rata-rata serapan pupuk bersubsidi telah mencapai sekitar 81,7 Persen, untuk jenis pupuk Urea. Sedangkan untuk jenis pupuk NPK 79,5 persen dari total alokasi yang diterima Kota Tomohon.
Plt Kadistanakan Daerah Kota Tomohon, Michael Joseph mengatakan penyaluran pupuk bersubsidi hingga semester pertama berjalan sesuai kebutuhan petani.
“Secara umum penyaluran pupuk bersubsidi berjalan lancar. Serapan hingga akhir Juni sudah melebih target yang ada dan diperkirakan akan terus bertambah pada semester kedua, menyesuaikan kebutuhan petani di masing-masing wilayah,” ujarnya, selasa 14 Juli 2026.
Berdasarkan data Dinas Pertanian dn Peternakan Daerah Kota Tomohon realisasi penyaluran pupuk urea mencapai 735,8 kilogram dari alokasi 900 kilogram, atau sekitar 81,7 persen. Sementara pupuk NPK terealisasi sebanyak 676,0 kilogram dari alokasi 850 kilogram, atau sekirar 79,5 persen.
Adapun realisasi penyaluran pupuk urea dan NPK menjadi jenis yang paling banyak diserap petani.
Selanjutnya kata Michael Joseph tingginya serapan pupuk urea dan NPK di semester 1 tahun 2026 ini menunjukkan bahwa kedua jenis pupuk tersebut masih menjadi kebutuhan utama petani untuk mendukung budidaya tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan yang ada di wilayah Kota Tomohon,” tuturnya. (rk)





