Prestasi Luar Biasa: Tim Olly Dondokambey Tampil Dominan di Ernst Gultom Invitational Bridge Online Tournament II

SULUTTEMPO.COM – Tim Olly Dondokambey A mencuri perhatian pada ajang Ernst Gultom Invitational Bridge Online Tournament II.

Dikutip Kompasiana.com, meski baru pertama kali ambil bagian dalam turnamen bergengsi tersebut, tim asal Sulawesi Utara ini langsung tampil dominan dan berhasil menutup babak penyisihan sebagai pemuncak klasemen.

Penampilan impresif itu membuat banyak kalangan menyematkan julukan “datang dan langsung menguasai arena” kepada tim yang diperkuat Julian Sumual (vera_nr), Vian Maweikere (lbc_1), Allan Sumanti (solidary), Jemmy Poluakan (polu21), Jonki Tumbel (suntung), Mac Wayong (dps_25), Okta Wohon (wate88), dan Rivans Polii (arogan_17).

Sepanjang 15 sesi pertandingan, Tim Olly Dondokambey A menunjukkan konsistensi permainan yang sulit ditandingi para pesaingnya.

Mereka berhasil mengoleksi 214,68 Victory Point (VP) dan mengakhiri fase penyisihan di posisi teratas.
Capaian tersebut memberikan keuntungan besar karena mereka otomatis melangkah ke babak semifinal tanpa harus melewati fase knock-out.

Di bawah mereka, persaingan berlangsung ketat. Mekadata menempati posisi kedua dengan 194,54 VP, disusul Djarum Bold (188,30 VP), Djarum LA (186,32 VP), Djarum Black (163,94 VP), Ganesha Apical (163,47 VP), dan Jaya Abadi (163,10 VP).

Keenam tim itu masih harus bertarung di fase knock-out untuk memperebutkan tiga tiket semifinal tersisa.

Sesuai regulasi turnamen, Mekadata sebagai peringkat kedua memperoleh hak memilih lawan lebih dahulu dan menjatuhkan pilihan kepada Ganesha Apical.

Djarum Bold kemudian memilih menghadapi Jaya Abadi, sementara duel sesama tim Djarum tak terhindarkan dengan mempertemukan Djarum LA dan Djarum Black.

Sebagai juara penyisihan, Tim Olly Dondokambey A juga mendapat hak menentukan calon lawan di semifinal. Mereka memilih menunggu pemenang pertandingan antara Djarum Bold dan Jaya Abadi.

Perebutan Tiket Knock-Out Berlangsung Dramatis

Persaingan menuju fase knock-out berlangsung menegangkan hingga sesi terakhir. Sejumlah tim masih berpeluang merebut posisi ketujuh yang menjadi batas akhir kelolosan.

Sebelum sesi ke-15 dimulai, selisih poin antara Djarum Super, Ganesha ISR, Tangsel, dan Jaya Abadi sangat tipis. Situasi berubah ketika Jaya Abadi sukses meraih kemenangan besar atas Olly Dondokambey B.

Tambahan poin tersebut mengangkat Jaya Abadi ke posisi ketujuh sekaligus mengamankan tiket terakhir menuju fase knock-out. Upaya Ganesha ISR dan Tangsel mengejar ketertinggalan gagal setelah keduanya tidak mampu meraih kemenangan dengan margin yang cukup besar pada pertandingan terakhir.

Menjadi Tim yang Diburu

Keberhasilan menjuarai babak penyisihan menjadikan Tim Olly Dondokambey A sebagai salah satu favorit kuat untuk meraih gelar juara turnamen.

Dengan performa stabil sejak awal kompetisi, tim asal Sulawesi Utara itu kini berada dalam posisi ideal untuk melanjutkan langkah ke partai puncak. Namun tantangan sesungguhnya baru akan dimulai ketika fase gugur mempertemukan mereka dengan tim-tim terbaik yang berhasil lolos dari babak knock-out.

Para penggemar bridge dapat menyaksikan seluruh pertandingan secara langsung melalui aplikasi Bridge Base Online, sementara perkembangan hasil dan klasemen dapat dipantau melalui aplikasi Bridge Pocket.

Kini perhatian tertuju pada Tim Olly Dondokambey A. Setelah sukses menguasai babak penyisihan, mampukah mereka mempertahankan dominasi hingga mengangkat trofi juara Ernst Gultom Invitational Bridge Online Tournament II? (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *