1 Dapur MBG di Kota Tomohon Disetop Sementara, Sendy Rumajar Akui IPAL Tak Standar

TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Satu (1) sistem pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur makan bergizi gratis (MBG) di Kota Tomohon ditutup sementara karena belum optimal terkait masalah instalasi pembuangan air limbah (IPAL). Penutupan dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Terkait hal tersebut, Kepala Satgas MBG Daerah Kota Tomohon Sendy Rumajar mengatakan bahwa dari laporan yang ia terima memang benar ada satu SPPG MBG yang ditutup sementara.

“Ya, memang benar ada satu dapur SPPG yang ditutup sementara atau kena suspend dari BGN di wilayah Kota Tomohon. Yakni dapur SPPG yang ada di wilayah Kelurahan Matani II,” kata Sendy Rumajar yang juga selalu Wakil Walikota Tomohon, Selasa (7/4/2026) kepada suluttempo.com.

Ia mengakui bahwa dari 10 dapur MBG yang ada di wilayah Kota Tomohon, termasuk dapur SPPG yang di Kolongan 1 sampai saat ini belum beroperasi gara-gara kejadian luar biasa (KLB) beberapa waktu lalu.

“Sebanyak 9 dapur SPPG sudah sesuai SOP berkaitan dengan masalah IPAL,” akuinya.

Ia menyebut bahwa dirinya selaku Kasatgas MBG di Kota Tomohon terus mendorong  kepada seluruh SPPG di wilayah Kota Tomohon untuk selalu mematuhi aturan yang ada dan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari BGN.

“Baik dari kualitas dapur itu sendiri maupun dari kualitas makanan. Jadi, jika ada teguran-teguran dari pusat (BGN) harus diselesaikan dengan baik,” pintah Ketua Gerindra Daerah Kota Tomohon itu. (rk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *