TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Lonjakan harga cabai/Rica di Kota Tomohon menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menjelang Perayaan Paskah 2026.
Hari ini, Senin 1 April 2026 menempatkan cabai sebagai salah satu komoditas pangan dengan kenaikan paling signifikan dibanding kebutuhan pokok lainnya yang ada di pasar beriman Kota Tomohon.
Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumajar menyebut bahwa harga bahan pokok (Bapok) berupa komoditas cabai yang kini menembus Rp100 ribu per kilogram.
“Dari laporan instansi terkait bahwa komoditas cabai saat ini di pasar beriman Tomohon mencapai 100 ribuan per/kg. Itupun yang beredar di pasar hanya cabai lokal yang di pasok oleh petani dari daerah ini,” kata Wawali Sendy Rumajar sesuai laporan Disperindag Tomohon.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Tomohon Rudy Lengkong mengatakan bahwa
kenaikan cabai di pasar Beriman Kota Tomohon dipengaruhi oleh pasokan dari luar daerah yang belum sepenuhnya stabil pasca lebaran dan hari raya ketupat, mengingat sebagian besar kebutuhan cabai di Kota Tomohon masih bergantung dari daerah pemasok seperti Gorontalo.
Namun, dengan kondisi yang terjadi saat ini, tentunya Pemerintah Kota Tomohon tak tinggal diam, dan mencari jalan keluar dengan menjalin koordinasi dengan pihak supplier/distributor cabai dari daerah lain seperti surabaya.
“Mudah-mudahan sebelum perayaan Paskah, pasokan cabai di Kota Tomohon akan kembali normal dan harganya akan berangsur-angsur mengalami penurunan secara signifikan,” tandasnya. (rk)





