Ranwal RKPD Kota Tomohon 2027, Walikota Caroll Senduk: Program Prioritas Dilanjutkan

TOMOHON,SULUTTEMPO.COM – Pemerintah Kota Tomohon melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) RKPD Tahun 2027, Jumat (23/1/2026) bertempat di Ruang Rapat Kantor BPKPD Kota Tomohon.

Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk didampingi Wakil Walikota Sendy Rumajar menghadiri dan membuka kegiatan tersebut.

Dalam arahannya Walikota Caroll Senduk mengatakan bahwa tema RKPD Kota Tomohon tahun 2027 yakni Percepatan Transformasi Pembangunan Inklusif melalui Penguatan SDM, Ekonomi Daerah dan Ketahanan Lingkungan bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata pemerintah daerah.

Pada kesempatan itu, Caroll Senduk menegaskan arah kebijakan pembangunan Kota Tomohon difokuskan pada empat hal utama, yaitu: Penguatan pembangunan lingkungan berkelanjutan, Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan UMKM, Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul berdaya dan adaptif, Penguatan ketahanan pangan melalui optimalisasi sektor pertanian dan dukungan kepada petani lokal.

“Pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek strategis nasional serta memperkuat sinergi pelaksanaan 20 program unggulan Kota Tomohon guna memenuhi hak-hak dasar masyarakat melalui pelayanan publik yang berkualitas, berkeadilan dn berkelanjutan,” ujarnya.

“Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh perserta yang hadir saat ini pada forum konsultasi publik Ranwal RKPD 2027. Semoga kehadiran kita semua boleh menghasilkan rekomendasi yang berkualitas dan bermanfaat bagi terwujudnya Tomohon yang maju, berdaya saing dan sejahtera,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon, Jacqueline Mangulu dalam laporannya menyampaikan bahwa konsultasi publik ini merupakan tahapan wajib sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Ranwal RKPD disusun berdasarkan RPJMD Kota Tomohon 2025–2029 serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.

Forum ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur perangkat daerah, akademisi, organisasi masyarakat, perwakilan anak, instansi vertikal, serta pemangku kepentingan lainnya. Hasil konsultasi akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan untuk penyempurnaan dokumen RKPD 2027.

Mangulu mengatakan terdapat penyesuaian indikator pembangunan, termasuk penambahan tiga indikator baru yakni kontribusi PDRB terhadap provinsi, indeks kualitas lingkungan hidup, serta penurunan intensitas emisi gas rumah kaca.

“RKPD 2027 menjadi tahun penguatan, terutama pada sektor sumber daya manusia dan pelestarian lingkungan, menyesuaikan dengan kondisi fiskal daerah dan kebijakan nasional,” tuturnya.

Turut hadir, Ketua TP-PKK Tomohon drg Jeand’arc Senduk Karundeng, Wakil Wali Kota Sendy Rumajar, Sekda Edwin Roring, Kepala Badan Statistik Tomohon, dan seluruh pejabat eselon II Pemkot Tomohon serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan pers.

(rk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *