Wawali Sendy Ajak Para Remaja Ikut Andil Turunkan Angka Stunting, Jadilah Generasi yang Peduli, Cerdas, dan Berkontribusi Nyata Bagi Pembangunan Daerah

TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumajar secara resmi membuka kegiatan Lomba Duta Stunting Remaja Kabupaten/Kota dan Lomba Vlog Edukasi Stunting di Kota Tomohon, Selasa 21 April 2026, bertempat di Grand Master Resort Tomohon.

Dalam arahan yang, Wawali Sendy Rumajar mengatakan permasalahan stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia. Stunting harus dicegah dan ditangani bersama agar generasi Indonesia, khususnya di Kota Tomohon, menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan berkualitas. Upaya pencegahan dan penurunan stunting harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda. Usia remaja memiliki peran yang sangat penting sebagai agen perubahan, agen informasi, dan agen edukasi di lingkungan pergaulan serta kehidupan bermasyarakat.

“Untuk itu, melalui kegiatan-kegiatan positif, kiranya dapat memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berdampak bagi masyarakat. Lomba Duta Stunting Remaja ini merupakan salah satu kegiatan positif yang diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami isu stunting, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam menyuarakan pentingnya pola hidup sehat, gizi seimbang, serta kesiapan menuju kehidupan berkeluarga yang berkualitas. Demikian pula dengan Lomba Vlog Edukasi Stunting, yang memberikan wadah kreativitas bagi para remaja untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan secara menarik, inovatif, dan mudah dipahami masyarakat, khususnya melalui media digital yang saat ini sangat dekat dengan kehidupan generasi muda,”ungkap Wawali Sendy saat membacakan sambutan Walikota Tomohon.

Sebagai pemerintah, Sendy berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum pembelajaran, peningkatan kapasitas, serta penguatan komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting di Kota Tomohon.

“Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kualitas intervensi, serta mendorong peran aktif masyarakat, termasuk generasi muda, dalam mendukung program percepatan penurunan stunting. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, tokoh agama, dan masyarakat sangat diperlukan agar upaya ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi benar-benar menghasilkan langkah konkret yang dapat diimplementasikan di lingkungan masing-masing. Mari kita bersama-sama mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,”tuturnya.

Oleh karena itu, kepada seluruh peserta, anak-anakku sekalian, tunjukkan kemampuan terbaik, kreativitas, serta semangat positif dalam menyampaikan pesan edukatif sebagai upaya bersama mencegah stunting di Kota Tomohon.

“Jadilah generasi yang peduli, cerdas, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Akhirnya, dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, pelaksanaan Lomba Duta Stunting Remaja dan Lomba Vlog Edukasi Stunting di Kota Tomohon Tahun 2026 saya nyatakan secara resmi dibuka. Selamat berlomba, semoga Tuhan menyertai kegiatan ini dan memberkati kita sekalian,”tutup Sendy Rumajar.

Turut hadir, Ketua TP-PKK Kota Tomohon, drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, Kadis Kesehatan Tomohon, dr John Denny Lumopa, perwakilan TP-PKK Provinsi Sulit, serta para peserta lomba. (rk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *