Kepala KPPG Manado (SulutGo) Billy Kereh Tegaskan Operasional SPPG Kolongan Dihentikan Sementara

TOMOHON, SULUTTEMPO.COM – Sebuah kejadian tak terduga mengguncang sejumlah Sekolah di wilayah Kota Tomohon.

Pasalnya, puluhan siswa – siswi tiba-tiba mengalami gejala keracunan setelah menikmati makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Kejadian ini sontak membuat perhatian masyarakat dan pemerintah daerah tertuju pada keselamatan anak-anak bangsa.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Manado (SulutGo) Billy Kereh, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menanti hasil uji laboratorium dari BPOM untuk memastikan penyebab keracunan ini.

“Berkaitan dengan kejadian dugaan keracunan MBG pada beberapa sekolah yang ada di Kota Tomohon yang dilayani oleh SPPG Kolongan saat ini kita fokus pada penanganan pasien atau korban yang terdampak, sambil menunggu hasil laboratorium, uji sampel makanan yang ada pada dapur SPPG Kolongan I Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon, “ungkapnya, Selasa (27/1/2026) kepada suluttempo.com.

Dijelaskannya, semalam oleh dinas kesehatan Kota Tomohon dan pihak kepolisian (polres tomohon) sudah mengambil uji sampel makanan dan muntah dari pada korban.

“Sekitar 5  sampai 7 hari informasi dari dinas kesehatan terkait hasil uji lab tersebut untuk diketahui hasilnya. Koordinasi dengan pemerintah setempat (kota Tomohon) terus dilakukan dalam merespon kejadian ini, juga dari Balai BPOM sudah turun langsung ke SPPG Kolongan.

Sembari ia menegaskan bahwa atas kejadian ini operasional SPPG Kolongan dihentikan.

“Berdasarkan surat dari Deputi Pemantauan dan pengawasan Badan Gizi Nasional, bahwa operasional SPPG Kolongan 1 diberhentikan sementara,” tegasnya. (rk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *