SULUTTEMPO.COM – Setelah menuntaskan pembentukan kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC) di 171 kecamatan se-Sulawesi Utara, partai berlambang banteng moncong putih itu kini bersiap melaksanakan pembentukan pengurus ranting di 1.839 desa dan kelurahan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi organisasi yang sedang dijalankan PDI Perjuangan Sulut sebagai fondasi menghadapi berbagai agenda politik dan kerja-kerja kerakyatan ke depan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui halaman resmi PDI Perjuangan Sulawesi Utara, proses pembentukan pengurus ranting di seluruh desa dan kelurahan ditargetkan rampung pada awal Juli 2026.
PDI Perjuangan menegaskan bahwa penguatan struktur hingga tingkat desa dan kelurahan menjadi bagian penting untuk memastikan panji-panji perjuangan partai berkibar di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
“Pastikan panji-panji perjuangan berkibar hingga ke setiap desa dan kelurahan. Kekuatan partai lahir dari kekuatan organisasi yang tertata, solid, dan menyatu dengan denyut kehidupan rakyat,” demikian pesan yang disampaikan dalam agenda konsolidasi tersebut.
Semangat penguatan organisasi ini sejalan dengan arahan Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut, Olly Dondokambey, yang sebelumnya menegaskan pentingnya konsolidasi partai hingga ke tingkat bawah sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.
Saat memperingati Bulan Bung Karno 2026 di Tondano, Olly mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan Sulut akan memulai proses seleksi kader sejak tahun 2027 untuk menghadapi pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah berikutnya.
Menurutnya, penjaringan kader sejak dini hanya dapat berjalan optimal apabila ditopang oleh struktur organisasi yang kuat dan solid hingga ke tingkat akar rumput.
“Kita konsolidasi organisasi sampai Agustus (2026). Setelah itu seluruh struktur diharapkan semakin solid sehingga bisa menyiapkan kader-kader terbaik untuk menghadapi agenda politik ke depan,” ujar Olly.
Dengan selesainya pembentukan PAC di seluruh kecamatan dan dimulainya pembentukan pengurus ranting di 1.839 desa dan kelurahan, PDI Perjuangan Sulut menunjukkan fokus pada penguatan organisasi sebagai basis utama perjuangan politik.
Partai menegaskan bahwa konsolidasi tidak hanya bertujuan membangun kesiapan menghadapi pemilu, tetapi juga memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat melalui kerja-kerja nyata yang menyentuh kebutuhan rakyat.
“Dengan semangat api perjuangan yang tak pernah padam, mari bergerak serentak membangun struktur partai yang kokoh, memperkuat akar rumput, dan menghadirkan kerja-kerja nyata bagi rakyat,” demikian seruan yang disampaikan dalam proses konsolidasi tersebut. (rk/*)





